[email protected] +1234567890 242 West Main street, Ohio

IWeTIF Bakal Gelar Festival Ethno Wellness Indonesia di Tahun 2022 ini, Ikutan Yuk

Ayonews, Jakarta
Untuk lebih mengenalkan secara lebih luas spa tradisional atau ethno spa ke mancanegara, Indonesia Wellnes Tourism International Tourism (IWeTIF) 2022 bakal kembali menggelar event Festival Ethno Wellness Indonesia pada awal Juli 2022 mendatang.

Tujuan dari kegiatan ini adalah membangun komunikasi obyektif di mata internasional dalam  mengenalkan  lebih dekat budaya kebugaran Indonesia melalui IWeTIF. 

Festival ini juga akan  mengangkat eksotisme kekayaan alam dan budaya kebugaran Indonesia. 

Ketua Panitia pelaksana IWeTIF 2022, Agnes Lourda Hutagalung mengatakan, wellness tourism ini akan dijadikan sebagai platform dalam mempromosikan inclusive business

Selain itu, IWeTIF juga memiliki tujuan  untuk mengintegrasikan sumber daya wellness tourism di desa-desa wisata sebagai alternatif destinasi pariwisata paska pandemi. 

"Termasuk dalam menggali potensi kekayaan sumber daya alam Indonesia untuk penyediaan bahan baku produk herbal tradisional (healthy food & drinks)," ujarnya di Jakarta, Rabu (23/2/2022). 

Rencananya, lanjut Lourda, festival ini akan melibatkan sebanyak mungkin UMKM/IKM Indonesia. Dia menargetkan minimal ada 1000 peserta festival (UMKM/IKM) dari berbagai pelayanan dan produk.

"UMKM ini kan sebagai penyangga kekuatan ekonomi nasional. Banyak UMKM yang sudah terjun dalam pengembangan ethno spa  juga," tambah Lourda. 

Apalagi, sambung Lourda, saat ini Indonesia menempati peringkat ke-17 dari aspek wellness tourism market di Asia.

Karena itu, dia yakin dalam ajang ini bisa mendatangkan minimal 500 ribu pengunjung booth (virtual) sampai dengan 31 Juli 2022. 

Lourda menjelaskan, ethno wellness Indonesia sebagai pilihan pelayanan, produk & sistem kesehatan promotif- preventif bagi masyarakat Indonesia dan internasional. 

"Hingga kini, keberadaan ethno wellness sudah bersaing dengan Ayurveda dengan yoga-nya, TCM dg Taichi-nya, Muaythai, Taekwondo dan lain-lain, " terangnya. 

Karena itu, festival ini bertujuan untuk terus mengangkat Wellness Indonesia di mata dunia internasional. 

"Termasuk juga mempopulerkan aspek-aspek warisan budaya kesehatan Indonesia agar digemari masyarakat, terutama generasi millenials," ujarnya. 

Dengan populernya ethno wellness, terang pakar kecantikan ini, tentu saja mendukung program pemerintah dalam pengendalian pandemi yang masih melanda. 

"Dengan budaya ethno wellness, bisa memberikan perlindungan dari pandemi. Baik dari sisi diri sendiri dan setiap keluarga. Karena kebugaran tubuh adalah imun terbaik mencegah penularan bermacam virus, " ujarnya. 

Jauh ke depan, urai Lourda, pada akhirnya, kegiatan ini bisa menjadikan Indonesia sebagai pusat wellness tourism dunia.

"Dengan berbagai paket destinasi wellness yang meliputi herbal yang sudah terbukti klinis, pilihan pelayanan wellness medis dan non-medis, berbagai teknik pijat yang culture meet science, olah tubuh & pernafasan, variasi makanan yang kaya, dan keajaiban alam. Semua  hanya ada di Indonesia, " paparnya. 

Selain menjadikan UMKM sebagai kontributor mayoritas ekonomi pariwisata kesehatan Indonesia, Lourda juga menerangkan bahwa IWeTiF akan mempertajam peran wanita dalam menjaga kesehatan keluarga. 

"Termasuk ikut menyukseskan G20 sebagai ajang geopolitik Indonesia di mata dunia, " tambahnya. 

Dalam pelaksanaannya nanti, IWeTIF Akan melibatkan beberapa kementerian terkait, 10 Asosiasi Spa Wellness, 10 jenis makanan dan minuman sehat, 10 agregator, 10 lembaga pendidikan, 10 diaspora, 10 organisasi kewanitaan dan 10 penunjang

Pelaku industri wellness nasional dan internasional, asosiasi wellness dalam negeri dan luar negeri pun turut dilibatkan. Termasuk juga pelaku industri gastronomi atau ilmu tata boga. 

Disinggung soal target pengunjung, Lourda merinci, terdiri dari kaum pria dan waniata anatara usia 15 - 50 tahun.

"20% pengunjung luar negeri, sementara 80% Pengunjung Indonesia, " tukasnya. 

Ditambah juga dengan kerajinan tangan home stay, pendidikan, penjualan virtual jasa dan produk pelayanan spa wellness dan destinasi wellness skin care