[email protected] +1234567890 242 West Main street, Ohio

Sejumlah Petinggi Khilafatul Muslimin Ditangkap, Baskara Dukung Polri Libas Habis Kelompok Anti Pancasila

Konvoi massa mengatasnamakan Khilafatul Muslimin beberapa pekan lalu di wilayah Jakarta Timur mengajak masyarakat beralih ke ideologi khilafah.(ist)
Konvoi massa mengatasnamakan Khilafatul Muslimin beberapa pekan lalu di wilayah Jakarta Timur mengajak masyarakat beralih ke ideologi khilafah.(ist)

Ayonews, Jakarta
Konvoi sejumlah orang berpakaian hijau-hijau dan  ada yang berjubah putih dan bendera Khilafatul Muslimin beberapa pekan silam mengejutkan publik. Sebab, dalam konvoi itu mereka mengajak warga untuk membentuk negara khilafah yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

Sontak, aksi konvoi itu membuat pemerintah gerah. Polisi pun bergerak cepat dengan menangkap sejumlah orang dari beberapa wilayah. Terkahir, polisi telah menetapkan 6 orang orang anggota organisasi Khilafatul Muslimin sebagai tersangka.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, satu orang tambahan yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka itu, sebelumnya berhasil dibekuk oleh tim dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur pada beberapa waktu lalu.

"Untuk kelompok Khilafatul Muslimin, update dari tadi malam, bahwa satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh tim dari Polda Jawa Timur," kata Dedi, Sabtu (11/6/2022).

Jenderal polisi bintang dua itu menyebutkan, dengan penambahan satu orang tersangka ini, alhasil jumlah tersangka yang berhasil dibekuk oleh Kepolisian berjumlah sebanyak lima orang.

Terkahir, Polda Metro Jaya juga menangkap satu petinggi Khilafatul Muslimin lainnya. Dalam catatan yang disampaikan kepolisian, yang ditangkap merupakan Menteri Pendidikan.

Penangkapan para pelaku makar itu pun mendapat dukungan dari Barisan Masyarakat Anti Kekerasan (Baskara). 

“Baskara  mengapresiasi dan mendukung penuh pihak Kepolisian RI untuk melakukan tindakan hukum kepada seluruh tokoh yang mendukung organisasi Khilafatul Muslimin,” kata relawan Baskara, Gama Andrea dalam rilis yang diterima pada Selasa (14/6/2022) malam.

Menurut Gama, Baskara sangat berharap bahwa pihak Kepolisian RI bertindak secara presisi untuk terus mengusut pihak-pihak yang berada di belakang organisasi Khilafatul Muslimim

“Baskara sangat berharap bahwa pihak Kepolisian RI bertindak secara presisi untuk terus mengusut dan melakukan tindakan hukum kepada setiap anggota masyarakat yang mempunyai niat untuk mengganti dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia,” sambung Gama.

Gama menegaskan, Baskara akan selalu mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada kepada setiap anggota masyarakat yang mempunyai niat dan kegiatan baik terbuka maupun tertutup untuk mengganti dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Gama, niatan ataupun tindakan untuk mengganti dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam bentuk apapun, dengan alasan apapun, tidak dapat dibenarkan dan harus ditindak secara tegas dan tuntas.

"Karena bangsa Indonesia menjunjung tinggi dasar negara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh para pendiri bangsa. HAM harus dibela, Hukum tetap ditegakkan,” tandasnya.