[email protected] +1234567890 242 West Main street, Ohio

Nikmati Sensasi Perawatan Kepala, Wajah Hingga Seluruh Tubuh dengan Ethno Spa Tangas Betawi

Prosesi ethno spa Tangas Betawi dalam perawatan rambut kepala, wajah, relaksasi tubuh dan organ intim wanita.(ist)
Prosesi ethno spa Tangas Betawi dalam perawatan rambut kepala, wajah, relaksasi tubuh dan organ intim wanita.(ist)

Ayonews, Jakarta
Spa menjadi salah satu tempat untuk mendapatkan relaksasi. Dengan spa, tubuh akan kembali menjadi bugar. Kesehatan pun terjaga. Sebab, dalam proses relaksasi selain menggunakan pemijatan, juga menggunakan aromatherapy berupa minyak atsiri atau minyak tradisional.

Spa tak lagi identik dengan produk asing. Karena Indonesia sendiri sebenarnya sudah kayak akan sthno spa atau spa tradisional. Praktik kebugaran ini merupakan tradisi turun temurun nenek moyang dari beberapa suku di tanah air.

Salah satu yang bisa Anda coba adalah Ethno Spa Tangas Betawi. Perawatan khas Betawi ini meliputi perawatan kepala, wajah, sampai seluruh tubuh untuk menghasilkan kesehatan, kebugaran tubuh, rambut sehat dan wajah pun cerah. Namun umumnya, perawatan Tangas ini biasanya terkait pada perawatan tubuh wanita.

“Ethno Spa Tangas Betawi ini sebenarnya juga mengajarkan bahwa reproduksi perempuan harus dijaga dan diperhatikan,” ujar Yoyoh R. Tambera, Pengajar dan penguji therapist Spa nasional di Jakarta Selatan, dalam sebuah kesempatan. 

Menurut Yoyoh, biasanya acara adat ini dilakukan kepada kaum perempuan setelah melahirkan. "Mereka yang ingin menjaga organ reproduksinya bisa melakukan Spa Tangas Betawi.

Spa Tangas Betawi yang diaplikasikan melalui pijat, totok,  dengan lulur khas rempah-rempah ini juga dapat meningkatkan libido perempuan. Bisa menjadi solusi untuk mengembalikan keharmonisan suami istri.

Di kesempatan yang sama, Yohyo menjelaskan kalau spa bukan hanya untuk memanjakan tubuh. Bermanfaatkan juga untuk menenangkan pikirkan.

Yoyoh mengungkapkan, Tangas ini merupakan filosofi masyarakat Betawi dalam menjaga kebersihan. “Kebersihan adalah sebagian dari iman,” ungkap Yoyoh dalam salah satu diskusi Indonesian Wellness Tourism International Festival (IWETIF) beberapa waktu lalu.

Yoyoh pun mengungkapkan salah satu pantun terkenal Betawi yakni  “Pisau belati potong selasih, pisau tajam memotong taman, Bila hatimu bersih, hidup ini terasa nyaman.

"Mentalitas ini tercermin pada kebiasaan wanita Betawi yang menganggap perawatan  Tangas adalah warisan budaya dari mulai membersihkan kulit sampai dengan  perawatan kewanitaan dengan rebusan rempah, pijat dan tangas," jelasnya.

Sabhira